ads
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

ads

Propolis Nano



*Seputar Propolis* Propolis adalah produk sampingan berupa getah yang dihasilkan oleh lebah madu. Ketika lebah mencampurkan getah pohon dengan zat alami dari dalam tubuh, lebah akan menghasilkan zat lengket berwarna coklat kehijauan untuk melapisi sarang mereka. Nah, zat lengket berwarna coklat kehijauan inilah yang disebut dengan propolis. Lebah madu akan mengumpulkan getah dari berbagai tanaman untuk mengisi celah dan lubang-lubang pada sarang mereka. Hal ini dilakukan untuk melindungi sarang dari ancaman luar, seperti mikroba dan hewan pemangsa. Kandunngan nutrisi propolis Kandungan getah lebah sangat bervariasi tergantung dari lokasi sarang dan jenis pohon atau bunga yang diisap lebah. Sebagai contoh, madu propolis dari Eropa tidak akan mengandung komposisi yang sama seperti madu propolis Brazil. Itu kenapa setiap hasil penelitian akan memperlihatkan kandungan nutrisi yang berbeda, tergantung dari mana lebah tersebut berasal. Meski begitu secara umum para peneliti telah menemukan setidaknya ada 300 jenis senyawa aktif yang terkandung dalam herbal ini. Beberapa di antara resin, balsam, minyak aromatik, serbuk sari, dan bahan organik lainnya. Kebanyakan senyawa tersebut terkandung dalam bentuk polifenol dan flavoloid. Baik itu polifenol maupun flavoloid termasuk antioksidan yang dapat melawan penyakit dan kerusakan pada sel-sel tubuh. Propolis sudah digunakan sejak zaman dulu Propolis adalah salah satu obat herbal yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan dipercaya baik bagi kesehatan tubuh. Manusia pada zaman peradaban kuno telah menggunakan obat herbal ini untuk membantu menyembuhkan serta mencegah berbagai macam gangguan kesehatan dan penyakit tertentu. Orang Yunani memakainya untuk mengobati abses. Bangsa Asyur mengoleskan herbal ini di atas luka dan tumor untuk melawan infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Bangsa mesir memakainya untuk proses pembalseman mumi. Sejumlah orang percaya bahwa rutin mengonsumsi propolis dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga risiko Anda terkena infeksi atau penyakit jadi lebih rendah. Beberapa infeksi yang diyakini dapat diatasi dengan madu propolis di antaranya sariawan, kutil, dan gangguan pencernaan seperti infeksi H. pylori yang menyebabkan tukak lambung. Getah lebah juga dapat digunakan untuk mengobati infeksi vaginitis, tuberkulosis (TBC), serta infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Fakta klaim manfaat propolis untuk kesehatan Dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan, para peneliti percaya menduga bahwa sifat antibakteri, antivirus, antijamur, dan antiradang dalam herbal ini dapat membantu memberikan perlindungan tubuh terhadap berbagai macam penyakit. Berikut ini fakta klaim manfaat propolis yang perlu Anda ketahui: 1. Mengobati luka Manfaat propolis untuk mengobati luka datang dari senyawa khusus yang disebut pinocembrin, sebuah kandungan yang berfungsi sebagai antiradang dan antimikroba. Zat ini berperan penting dalam mempercepat penyembuhan luka. Sebuah penelitian menemukan khasiat propolis yang dapat membantu mempercepat penyembuhan luka bakar dengan mempercepat pertumbuhan sel-sel baru. Ternyata, penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Inflammo Pharmacology juga menemukan hal yang serupa. Berdasarkan penelitian tersebut, diketahui bahwa ekstra propolis yang dioleskan di atas luka lebih efektif mengurangi sel mast. Sel mast sendiri adalah sel yang merangsang respon peradangan dan memperlambat penyembuhan luka. 2. Meredakan gejala herpes genital Obat salep oles yang memiliki kandungan propolis sebanyak 3 persen diketahui dapat mengurangi lenting (cold sores) dan nyeri akibat herpes genital. Hal ini berdasarkan laporan dari salah satu penelitian yang dipublikan dalam jurnal Phytotherapy Research. Penelitian tersebut menemukan bahwa mengoleskan herbal ini sebanyak tiga kali dalam sehari dapat meredakan nyeri lenting. Tak hanya itu, salep herbal ini juga efektif untuk melawan virus herpes dalam tubuh dan mencegah kekambuhan gejala. 3. Antikanker Manfaat propolis sebagai obat kanker sudah beberapa kali diteliti. Menurut salah satu studi yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Review in Allergy and Immunity, herbal ini ternyata memiliki efek kanker yang dapat mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. Sementara penelitian lainnya menunjukkan bahwa herbal ini juga dapat menjadi terapi tambahan yang sangat membantu dalam mengobati kanker payudara. Sayangnya, penelitian terkait manfaat propolis untuk kanker masih sebatas studi pada hewan saja. Maka dari itu, dibutuhkan banyak penelitian lanjutan untuk benar-benar memastikan manfaat herbal ini untuk terapi kanker. 4. Menjaga kesehatan kulit Ternyata herbal satu ini juga dapat dijadikan sebagai perawatan kulit alami untuk membantu mengatasi berbagai masalah kulit. Sebagai perawatan kulit, khasiat propolis secara keseluruhan adalah membantu mengurangi pigmentasi dan kemerahan di kulit akibat peradangan. Herbal ini juga dapat membantu meningkatkan produksi kolagen dan melindungi diri Anda dari polusi, sinar matahari, serta radiasi. Bagi Anda pemilik kulit yang cenderung berjerawat (acne prone), Anda bisa menggunakan herbal ini untuk membantu meredakan kemerahan akibat jerawat yang meradang. Tidak hanya itu. Getah lebah juga dinilai ampuh untuk mengelupaskan sel-sel kulit mati secara alami, lebih aman daripada produk skincare komersil berbahan kimia. Anda bisa menggunakan getah ini sebagai rangkaian perawatan kulit harian dengan berbagai macam cara. Getah lebah boleh dioleskan langsung ke kulit yang bermasalah, mencampurnya dengan air, diminum secara oral dalam bentuk tablet, atau disemprotkan langsung ke dalam mulut setiap hari untuk meningkatkan kekebalan sistem imun.. Namun jika Anda punya kulit yang sensitif, jangan lupa tes dulu sedikit di kulit sebelum menggunakannya. Bila perlu, sebaiknya berkonsultasi ke dokter kulit kepercayaan Anda terlebih dulu untuk memastikan keamanannnya. 5. Perawatan gigi dan mulut Selain jadi perawatan kulit, herbal ini juga bisa digunakan sebagai obat kumur, pasta gigi, gel oral, dan permen tenggorokan karena sifat antibakteri dan anti-inflamasinya yang telah diakui. Berdasarkan penelitian yang dilakukan secara in vitro, diketahui bahwa propolis memiliki dampak yang positif terhadap kesehatan gigi dan mulut. Sifat antibakteri dan antiradang herbal ini dapat mencegah pertumbuhan bakteri Candida dan Streptococci yang menjadi penyebab kerusakan gigi dan mulut. Selain itu, asam caffeic yang terkandung dalam herbal ini juga efektif untuk memengaruhi fungsi membran epitel di dalam mulut terhadap paparan mikroba.

Hubungi Pemasang Iklan :
Agus Muslim
6288977953481
0 Komentar untuk "Propolis Nano"

Back To Top